“Kamu telah melalui hari-hari
yang kamu kira takkan bisa kamu lewati , dan kamu masih di sini.” Itu bukti kekuatanmu.
Pertama-tama
saya ingin sampaiakn bahwa dalam hidup tidak ada yang mudah, saya tahu bahwa
apa yang terjadi dalam hidup kalian belom tentu saya bisa merasakanya atau mungkin
saya bisa menjalaninya dengan hati yang lapang dan sabar, tapi percayalah bahwa
apa yang terjadi dalam hidup kalian saat ini adalah bagian dari pendewasaan,
pencarian jati diri dalam hidup kalian masing-masing.
Setelah
saya mengobeservasi hasil refleksi kelas kemarin saya dapat menyimpulkan sebagia
berikut.
Kalian
tahu?
Bahwa
hidup yang sedang kalian jalani sekarang adalah bagian dari proses yang akan
membawa kalian dalam kebahagiaan, kesuskesan, saya berdoa tulus dari hati untuk
itu. Maka dari itu percaya bahwa apa yang menajdi harapan kalian suatu saat
nanti akan kalian temui dimasa depan.
Masa
lalu tetap akan tetap menjadi masa lalu, masa itu tidak akan mungkin dapat
kalian rubah, atau kalian lupakan dalam hidup kalian, tapi kalian sadar ga? Kalian
bisa belajar dari masa lalu, kalian bisa kuat seperti sekarang itu karena masa
lalu.
Sekarang,
biaskaan untuk jujur ke diri sendiri, jangan berbohong, karena sejatinya
manusia itu tempatnya mengeluh, sedih, lemah, dan tidak sempurna, Ketika kalian
merasa hidup kalian berat, kalian harus tetap hidup, karena orang tuamu
mengharapkan keberhasilanmu.
Mulai
sekarang, hargai dirimu, cintai dirimu, jangan biarkan orang lain merusak
mentalmu, jangan bairkan orang lain meremehkanmu, jangan biarkan orang lain
menghancurkan mimpu, jangan biarkan orang lain mengendalikan hidupmu.
Yang
hilang takakn pernah Kembali,
Berdamailah
dengan dirimu, teirmalah takdirmu, bahagialah dengan orang disekitarmu, apa
yang hilang dia akan tetap hidup didalam hatimu dan jiwamu.
Saya
tau, bawa masa depan tidak bisa kita tebak, tapi saya percaya dalam setiap doa
tulusku untuk kalian, kalian akan menemukan jalan kalian sendiri, kalaian akan
menemukan kebahagian kalian sendiri, kalian akan tetap hidup diatas kaki kalian
sendiri.
Abaikan,
bukan egois atau keras kepala.
Tapi
mengabaikan orang-orang yang menyakitimu, orang-orang yang menghancurkanmu
adlaah cara terbaik menyelamatkan hidupmu, abaikan orang-orang yang tidak
mencintiamu, kamu tahu? Hidup kalian itu sangat berharga, jangan dikotori
dengan orang-orang toxic, maka dari ini saya sampaikan pada kalian, batasi
pertemanan yang sekiranya tidak ada manfaatnya, jauhi orang2 yang menghakimi
hidup kalian tanpa mereka tau apa yang terjadi sebenarnya dalam hidupmu.
Saya
bangaa bisa melakukan Refleksi kemarin, karena dari ini saya tahu.
Ternyata
selama ini kalian tidak sebagaia itu ya, kalian tidak baik-baik saja. ☹
Maafkan
semua kesalahan bapak/ibu guru apabila ada perkataan yang mungkin melukaimu,
bahkan tidak bisa kalian lupakan, tapi percayalah bahwa apa yang kami berikan
adalah bentuk kasih sayang untuk kalian, saya pribadi mengucapkan maaf sebebsar2nya
kepada kalian atas prilaku yang kurang berkanan, atau mungkin melukai hati
kalian.
Saya
tau, kalian menyimpan banyak beban, masalah, yang tidak bisa kalian ceritakan,
karena itu adalah privasi kalian masing-masing, tapi saya harap mulai sekarang berlajarlah
untuk terbuka, belajarlah untuk tanggung jawab atas dirimu sendiri, ya saya tau
ini berat.
Karya Tani, 27 Oktober 2025
Endru Soedahlan